Pages

Wednesday, 4 April 2012

Happy or sad, it's your choice


In your opinion, lebih sedih mana, putus hubungan dengan pacar atau teman?
Salah satu teman saya pun menjawab: orang yang genetiknya mirip kita (saudara), kalo teman dan pacar gampang dicari. (AD, 2012)


When I do to realize that I should keep going on. Jangan terlalu larut dalam kesedihan. Mungkin ini memang dinamika dalam sebuah hubungan. Tidak melulu kehidupan itu mulus, pasti ada kerikil dan lubang-lubang besar di sana. Tapi kalau proses itu dilalui dengan pelan-pelan, guncangan itu tidak akan terlalu terasa. Nikmati proses. Hasil tidak sepenuhnya berkat usaha manusia pasti ada invisible hand. Dan setelah hasil diterima, dapat menerimanya dengan happy atau pun sad, itu bergantung pada hati yang merasakan. Karena happy itu adalah pilihan. 

Cheer up for me :)

Tuesday, 3 April 2012

Banga? Banga!

Baru saja saya selesai nonton film yang berjudul Banga? Banga! (Hangul: 방가?방가!; English: He's on Duty) Apa yang membuat spesial dari film keluaran 2010 ini? Well, film ini merupakan film Korea yang paling banyak menggunakan bahasa asingnya. Mulai dari Uzbekiztan, Vietnam, India, daaaaan Indonesia (yeyeyeye!) Hahaha, maaf saya agak norak ketika tau ada orang Indonesia yang main dalam film tersebut.


Banga? Banga!

Sunday, 1 April 2012

Di Bawah Lindungan Ka'bah

Film Indonesia yang lagi booming and happening saat ini adalah The Raid. Yak, pasti movie mania Indonesia udah pada nonton film laga dan semi-thriller ini. Dan film ini emang patut mendapatkan standing applause yang meriah karena efek dan jalan cerita yang seru sekali. Tapi kali ini saya ga bakal nge-review film The Raid, melainkan film yang baru saja saya copy dan saya tonton, yaitu: Di Bawah Lindungan Ka'Bah.

Friday, 9 March 2012

Corinne makes my day :D


Corinne Bailey Rae , another singer that I like. Penyanyi yang mempunyai suara asik untuk didengarkan. Begitu juga dengan aliran musiknya, soul-jazz, membuat para pendengar ingin juga ikut berdendang. Awal pertama gue denger lagu Corinne yang berjudul: Like a star - pas gue masih SMP dan gue langsung jatuh hati dengan lagu itu. Tapi karena dulu gue terlalu primitif dengan internet, jadinya gue ga bisa cari info lebih jauh tentang lagu ini.

Just like a star across my sky
Just like an angel off the page
You have appeared to my life
Feel like I'll never be the same
Just like a song in my heart
Just like oil on my hands
Honour to love you
(Corinne Bailey Rae - Like a star)

Kalo yang lagi jatuh cinta, mungkin lagu ini bisa membuat kamu senyum-senyum sendiri sambil berpikir: hmmm, iya ya, semenjak dia hadir dalam hidupku, aku sedikit berbeda dan sangat berharga sekali bisa mencintai dia.

Tapi kadang juga, kita masih ragu, is it love or just a crush? Lagu yang berjudul Trouble Sleeping mungkin bisa menjadi backsound kamu yang lagi galau.


Could it be I'm suffering
Because I'm never give in?
Won't say that I'm falling in love
Tell me I don't seem myself
Couldn't I blame something else?

Just don't say I'm falling in
love
(Corinne Bailey Rae - Trouble Sleeping)

Ya, kamu masih ragu. PASTI. Tapi kamu ga bisa pungkiri kalo kamu juga seneng saat dia panggil nama kamu. Rasanya seperti melayang di udara dan seketika ada rasa sesak di dada. Berdagdigdug, apakah sama perasaannya seperti yang kamu rasakan?

I get so breathless, when you call my name,
I've often wondered, do you feel the same?
There's a chemistry, energy, a synchronicity
When we're all alone,
So don't tell me
You can't see
Oh!

'Cause I've tried to do this right in your own time
I've been telling with my eyes, my heart's on fire,
Why don't you realize?
Tell me do you know?
Tell me do you know?
I get so breathless...
(Corinne Bailey Rae - Breathless)

Well, now Idk also about me. Is it just a crush or, A LOVE? Be patient and wait the answer as time goes by. :)

Tuesday, 24 January 2012

Ganja Legal dan (mungkin) Shabu pun Ikut Legal

Sekarang ini marak sekali pemberitaan tentang Kecelakaan Maut yang sejauh ini menewaskan 9 orang di sekitar Tugu Tani, Jakarta. Pasti banyak pembaca yang sudah paham kronologi kecelakaan tersebut. Mobil Xenia hitam yang melaju kencang dari arah Gambir, seketika (entah kenapa) berjalan ke trotoar dan *BAM* menabrak 13 pejalan kaki di trotoar tersebut.

Sungguh ironi sekali melihat video amatir tentang kejadian yang direkam oleh saksi di sana. IMO, sang pengemudi pun terlihat tampak biasa saja dengan apa yang baru saja terjadi, mukanya datar seperti tidak bersalah. Tidak ada penyesalan, tidak ada muka turut prihatin, tidak ada rasa kesedihan. Saya curiganya, dia tidak punya hati. Padahal dia wanita looooh.

Belakangan setelah selidik punya selidik, ternyata pengemudi terpengaruh shabu-shabu bekas semalam di pesta ulang tahun temannya. CMIIW.

Shabu-shabu, apa yang Anda pikirkan setelah mendengar kata ini?

NARKOBA, kan?

Ini dampak pecandu shabu-shabu

  • Sakauw Shabu-shabu :

Gelisah, tidak bisa berpikir, tidak bisa bekerja.Tidak bisa tenang, cepat capai, mudah marah, tidak bisa beraktivitas dengan baik, tidak ada semangat, Depresi berat, Rasa lelah berlebihan, Gangguan tidur, Mimpi bertambah

  • Habis pakai shabu-shabu:

Mata bendul ada garis hitam, Badan terasa panas terbakar, sehingga minum terus menerus, dan ke-mana2 selalu membawa botol aqua. Kuat tidak makan dan tidak tidur sampai ber-hari2, ngomong terus tapi suaranya jelas.Bersemangat, gariah seks meningkat, paranoid, tidak bisa diam/tenang, selalu ingin menambah terus, tidak bisa makan, tidak bisa tidur. Pernah dicoba betapa ganasnya kristal ini, ambil daging mentah dan taruh kristal ini diatasnya dan kristal ini bisa menembus masuk kedalam daging ini, bayangkan kristal seperti ini dimasukkan kedalam tubuh.

  • Akibat :

Merusak organ2 tubuh terutama otak dan syaraf yang mengatur pernafasan. Paranoid, otak suah dipakai berpikir dan konsentrasi, jet lag dan tidak mau makan. Rasa gembira/euforia, rasa harga diri meningkat, banyak bicara, kewaspadaan meningkat, denyut jantung cepat, pupil mata melebar, tekanan darah meningkat, berkeringat/rasa dingin, mual/muntah. Gangguan irama detak jantung, perdarahan otak, hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal.


See it? Bahaya sekali bukan?

Saya teringat berita beberapa minggu yang lalu, Panji Pragiwaksono -seorang MC, Rapper, dan comedian- yang ingin melegalkan Ganja. Ya, dia dan perkumpulannya ingin melegalkan ganja di Indonesia.

Rokok legal, bir legal, kenapa ganja ga legal sekalian?

Mereka berpendapat, ganja bukanlah barang narkotika. Ganja lain sifatnya, tidak membuat ketagihan intinya. Tapi kalau dilihat dari covernya pun, ganja memang tidak baik bila masuk ke dalam tubuh.

Efek dari merokok ganja dideskripsikan sbg berikut:“euforia,brkurangnya rasa lelah,dan pelepasan ketegangan,jg dpt meningkatkan nafsu makan,mendistorsi perspektif wkt,meningkatkan kepercayaan diri, dan,seperti alkohol, dapat melemaskan beberapa hambatan.”(Fort,1965) (kutipan dari kaskus.us)

Tapi haruskah ganja dilegalkan? Saya masih berpendapat bahwa ganja bisa berdampak buruk. Setelah selesai menghisap ganja, pasti pemakai akan menjadi setengah sadar alias mabuk. Seperti kutipan di atas, ganja seperti alkohol dan jelas alkohol berdampak buruk bagi kesehatan.

Sepertinya saya termasuk orang yang kontra dengan pelegalan ganja. Kenapa harus melegalkan yang haram? Untuk membantu pertumbuhan ekonomi? Kita bukan negara Belanda. Sepertinya masih banyak cara lain yang bisa dilalui tanpa perlu melakukan perdagangan ganja, termasuk rokok dan minuman beralkohol.

Seharusnya, paradigma mereka yang harus diubah:

Kenapa tidak, Indonesia mengILEGALkan ganja, serta rokok dan minuman beralkohol?

Konklusi yang baik adalah mengarah kebaikan dan mencegah keburukan. Indonesia harus lebih baik dalam mengambil keputusan, semoga para pemimpin masih cukup sadar dan rasional.

Friday, 20 January 2012

Rundown trip Bogor-Jakarta-Jogja-Magelang

Hallo hallo agan
  1. Adi Suseno
  2. Anang Pradana
  3. RR St Marsha
Ini rundown yang udah gue buat, kalo ada saran dan kritik bisa langsung direspon by comment atau texting gue. Hihihi.

  • 24 Januari
17.00 kumpul di stasiun Bogor trus berangkat ke Senen
20.35 berangkat ke Jogja :D

  • 25 Januari
07.04 tiba di stasiun Lempuyangan
07.10 cuci muka + gosok gigi
07.20 menuju halte deket stadion naik trans Jogja ke halte kraton
07.45 di kraton + taman sari, keliling keliling 1 kawasan
10.30 makan-makan @ alun-alun/malioboro/anywhere
11.00 ke benteng vredeburg
12.30 cari penginapan
13.00 check-in + istirahat sebentar
14.15 malioboro and beringharjo tiiiime
17.00 back to losmen+ istirahat
18.30 main di alun-alun kidul and culinary :D

  • 26 Januari
06.30 sarapan (pakaian udah siap pergi)
07.00 berangkat ke terminal giwangan
08.00 menuju parangtritis
09.00 main-main di parangtritis
12.00 isoma
13.30 back to losmen
16.30 malioboro + tugu Jogja
18.00 keliling Jogja + cari tiket pulang ke Bogor

  • 27 Januari
06.30 sarapan (beberes buat check out)
08.00 checkout + dijemput + menuju prambanan
10.20 ke candi kalasan
11.10 cabut ke borobudur
12.00 isoma
13.00 menilik lika liku borobudur
16.00 ke magelang + nginep

  • 28 Januari
gue ga tau juga hari ini, tapi yang pasti kita pulang ke habitat, entah itu pagi, siang, malem, tergantung dapet tiket pulangnya. gue pun bingung, mesen tiket di Jogja atau di Magelang ya? see it soon lah ya

Okeee, rundown sudah jadi, tinggal mempersiapkan diri saja yaaa. Jaga kesehatan, biar ga ngerusak suasana liburan kita. Oia, yang harus dibawa hal yang penting-penting aja yaa, such as:
  1. Baju ganti buat 4 hari (pas di pantai, ceunah hindari pake something merah dan ijo yaa)
  2. Handuk
  3. Tas lipat (buat oleh-oleh :p)
  4. Mukena/sarung
  5. Jaket (1 aja)
  6. alat mandi
  7. PAYUNG (berguna pas terik atau hujan)
  8. uang secukupnya
Alright, semoga liburan kita menyenangkan dan bermanfaat. See you guys!


Nb: sebenernya note ini mau gue tulis di facebook, tapi entah kenapa facebook gue error :'( huhuhu

Sunday, 11 December 2011

Blast from the Past



Yeah, I have seen this movie for many times but I never-never-never-ever get bored. The movie is pretty fun, smart and for family. Backsound was a old folk songs, a bit blue songs, ballad songs - well I like it. I like Adam (Brendan Fraser) who rolled as a smooth man and never see the world. Adam and his family lived in fallout shelter for 35 years, seems like Alice in wonderland who lived in the hole. But they were survive even lived in the hole. Until one day, Adam should go up and buy the stuff they needed. There's so funny while the father was in yellow jacket - mask and went up then met a half-crazy man, the father said "I come in peace" It looks like ridiculous, you have to watch it, fella!

Adam was sooooo naive, he just liked a kid who see the new world. Going on the bus and exciting while the bus going, play roller blade and got pee on his pants while in the sea. But Adam was smart, polite, expert on dancing, and (not supposed) rich. But his abilities did not make Eve -first girl Adam fell in love- loved Adam too. It's up and down rhythm. But trust me, it's such a fairy tale story. I like fairy tale because always happy ending.

Well I got to say that's all. You'd better see this amusing movie! You'll never be disappointed on my taste movie.


This is my favorite scene, very hilarious:

Adam : (had just go up and exciting see the sky and surrounding then see a Negro Woman)

A Negro Women : What are you lookin' at?

Adam : (still exciting) Oh, my lucky stars, a Negro!

A Negro Woman : Say what?

Adam : How do you do, ma'am? (Gave a hand to shake hand)

A Negro Woman : I do all right (Shaking hand tightly)

Adam : Good (Then he looked at the store and there was an adult book store) Oh, NO! Poisonous gas! Run for your life!

I have to laugh out loud - roll on the floor.

Wednesday, 7 December 2011

Sakit, Alhamdulillah

Hampir seminggu ada luka di kaki saya akibat terjatuh dari motor, luka yang cukup besar dan dalam sehingga secuil daging putih terlihat di punggung kaki saya. Dan hingga kini, saya belum diurut padahal menurut beberapa teman yang pernah mengalami kejadian ini, sebaiknya harus diurut, takut-takut (pasti) ada salah urat atau urat terjepit karena kaki kiri saya ini lebih besar alias bengkak 1.5 kali dari kaki kanan saya.

Sempat 2 hari kaki saya tidak bisa diajak beraktivitas, saya berjalan harus menyeret atau sekonyong-konyongnya melangkah dengan 1 kaki. Kaki yang bengkak ini cukup saya balur dengan minyak tawon dan salep Thrombopob, sedangkan untuk lukanya diberi obat Betadine. Setelah 4 hari kaki saya pun mulai membaik, saya bisa berjalan lebih cepat daripada sebelumnya dan sudah bisa pakai sepatu walaupun sedikit aneh penampakannya.

Saya tak lagi mengendarai si motor metik dan kini motor putih itu bertambah coraknya, ada sedikit abu-abu berbaret dekat headlamp dan juga spion kiri yang tak lagi berdiri tegak. Saya kembali seperti dulu, pergi ke kampus menggunakan transportasi umum. Sampai saat ini saya masih nyaman-nyaman saja dengan keadaan seperti ini. Saya merasa senang ketika berbagi tempat duduk di angkot, tidak sengaja bertemu teman di angkot, mendengar celoteh-celotehan orang di angkot, dan tentu secara tak langsung bersilaturahmi dengan orang lain walaupun tak saling kenal. Namun ada pula dampak negatifnya, pengeluaran saya membengkak seperti kaki saya. Dalam sehari saya tidak bisa menghitung berapa banyak uang yang telah saya belanjakan.

Kini kaki saya walaupun masih bengkak, sudah bisa berjalan agak normal. Tapi saat saya berhenti berjalan, di bagian luka dan bengkaknya terasa begitu nyut-nyutan seperti ada yang mau pecah. Gejala apa itu? Saya tak tahu.

Saya ingin segera sembuh, segera memakai sepatu dengan benar, berjalan dan berlari tanpa kesakitan saat berhenti, tidak lagi membalur dengan bermacam obat di kaki saya, and at least, mengendarai motor saya.

Saat kenikmatan diambil sedikit oleh Tuhan, betapa sangat berpengaruh besar dalam kehidupan saya. Kesehatan itu adalah intangible, saya ga bisa beli kesehatan. Kesehatan adalah rahmat yang langsung diturunkan oleh Tuhan kepada manusia. Sedangkan sakit adalah bisa jadi ujian atau mungkin musibah, sakit juga bisa membuat seseorang menjadi lebih dekat dengan Sang Maha. Memaknai sakit yang dialaminya, beristigfar saat merasakan sakitnya, kembali sadar bahwa sehat itu segalanya. Tuhan memberi sakit, semata-mata untuk bisa lebih mendekatkan diri pada-Nya. I should say for all I have been through "Alhamdulillah"

Saturday, 19 November 2011

Meong, I love you!

Hewan yang paling imut, yang paling baik, yang paling lucu adalah KUCING. Gue suka banget ama kucing sejak gue kecil. Tapi kayanya ini pengaruh kakak gue yang suka kucing juga. Jadi sekeluarga suka kucing dan untungnya nyokap gue ngebolehin kita melihara kucing yang imut-imut itu.

Waktu gue SD kelas 1 ato 2 ato 3, gue pernah melihara kucing. Kita kasih nama yang standard banget, yaitu: Pusi. Kucing imut banget, jinak dan ga banyak tingkah. Tapi suatu saat dia semakin hari semakin melemah. Kerjaannya tidur-tiduraaan aja. Keluarga gue mulai curiga dengan keadaan si Pusi. Lantas, Ibu dan Abang bawa Pusi ke dokter hewan kenalan nyokap. Sampe di sana setelah di periksa ternyata Pusi mengidap suatu penyakit yang mematikan. LEUKIMIA. Saat tau penyakitnya, kita agak aneh, sedikit tekejut dan sedih . Tapi kucing bisa juga ya mengidap penyakit ini. Akhirnya Pusi di opname di rumah sang dokter. Setiap hari Abang dan Ibu nyamperin ke rumah dokter cuma buat ngeliat progress si Pusi. Tapi sayang, makin hari keadaan Pusi makin memburuk. Hingga suatu hari Pusi dipanggil Sang Maha Pencipta dan Mematikan. Gue dan Abang yang paling merasa sedih saat kehilangan Pusi. Sakitnya masih berasa ampe sekarang kalo Pusi tuh udah tiada. Sedih banget. :'(

Semenjak kepergian Pusi, nyokap ngelarang kita melihara kucing. Alesannya takut terlalu sakit saat kucing itu mati. Akhirnya beberapa tahun di keluarga gue ga ada kehadiran kucing. Tapi sampai suatu hari kita memelihar kucing lagi. Kucing yang kedua ini kita kasih dengan nama yang lebih unik: PUSSY (hehe sama aja ama kucing pertama :p). Pussy bertubuh gendut, agak galak, tapi imut juga. Pertemuan gue dengan Pussy awalnya, waktu itu Pussy jatuh di kali dekat rumah. Temen gue, sebut aja Adi, dia penyayang kucing juga. Ngeliat ada kucing ngeong ngeong minta tolong, akhirnya Adi nolongin kucing yang jatoh di kali itu. Waktu itu Pussy masih kecil banget, masih anak-anak. Kasian banget ngeliat dia basah kuyup. Akhirnya Adi ngebawa Pussy ke rumah, dibersihin, dimandiin, dikasih makan. Awalnya dia sering main di rumah Adi, tapi lama-lama dia lebih demen main di rumah gue. Sampe akhirnya Pussy jadi hewan peliharaan di rumah gue. Hari berlalu dengan kehadiran si Pussy, sampai suatu hari Pussy menjadi seorang bapak.
Pussy adalah kucing pengembara, dia sering main ke blok-blok rumah lain. Sampai suatu hari Pussy pulang sambil diikuti kucing kecil manis berwarna hitam. Gue cuma menduga kalau kucing kecil itu adalah anaknya Pussy, tapi ga tau juga sih. Karena kucing kecil itu seriiiiiiiing banget main ama Pussy, akhirnya secara ga langsung, kucing hitam itu juga menjadi hewan peliharaan kita. Kita beri nama Meti, alias kalo dibalik jadi item. Hehehe.

Makin lama hubungan ayah dan anak ini makin memburuk. Si Pussy seriiiiiiing banget dijailin ama Meti. Mungkin maksud Meti adalah ngajak main, tapi yaaaa dasar Pussynya udah tua, bawaannya emosian mulu. Pernah suatu hari ketika gue mau berangkat sekolah ama Ibu, tiba-tiba mereka bertengkar heboh luar biasa. Di dalem rumah, si Meti diuber-uber ama Pussy, sampe-sampe si Meti ter-ee-ee (maaf, saya ga tau pemilihan kata yang lebih halus) dimana-mana. Gue panik luar biasa. Jadinya gue bersihin seluruh lantai dulu sebelum pergi ke sekolah.

Saat gue harus pisah dengan mereka, satu malam sebelum gue pindah ke Bogor, Meti seperti mengerti dengan keadaan yang akan terjadi esok. Yang biasanya dia jarang tidur sama gue, malam itu dia tidur didekapan gue, seolah-olah dia tidak ingin gue pergi. Gue terharu ketika terbangun ada Meti di deket perut gue :')

Di Bogor, gue merindukan kucing-kucing gue yang dulu. Ingin rasanya melihara lagi, tapiiii, nyari kucing itu sesulit nyari pasangan. Harus cocok, harus sehati, harus nerima apa adanya. 2 tahun kita lalui tanpa kehadiran kucing. Kala itu gue pindah ke rumah di komplek IPB 2. Beberapa hari kemudian datanglah sehewan kucing amat sangat pemalu. Mungkin kucing tipikal sunda pemalu kali yaa. Tapi dengan kesabaran, keramahan, kelembutan gue (hihihi :p), kucing itu jadi nurut ama gue, dia ga takut, dia malah mau diapa-apain ama gue. Singkat cerita dia jadi peliharaan kucing gue yang keempat dan gue kasih nama: CINGON, akronim dari kucing oon. Iya, cingon sangat oon. Tiap gue kasih makan, dia malah kebingungan sendiri nyari makannya. Banyak deh hal-hal oon yang dia tunjukkan. Tapi biar pun oon, gue menerima apa adanya, masih banyak kelebihan yang dia miliki, dia penyayang, lembut, halus, penerut, dan menurut gue, cingon adalah peliharaan gue yang paling gue sayang diantara yang lain.

Suatu hari Cingon menunjukkan gejala yang aneh. Cingon berjalan tertatih-tatih dan terseok-seok. Gue pun bertanya-tanya ada apa dengan Cingon? Walaupun Cingon oon tapi dia ga cacat. Cingon ga mau makan, ga mau main, kerjaannya cuma tidur di bawah meja belajar gue. Karena ngeliat gejala ini, akhirnya Ibu ama Abang ngebawa Cingon ke rumah sakit di RSH IPB. Ternyata setelah diperiksa ama dokter, Cingon mengalami trauma dibagian pantatnya. Hipotesis sang dokter, sepertinya ada yang menendang bagian ekornya sehingga Cingon ga bisa pipis atau pun buang air besar. Oooooh, sungguh kasian dan menderitanya Cingon. Cingon dirawat inap di sana.

Waktu itu, gue sekolah siang dan pelajaran terakhir ada ulangan matematika. Gue ngerjain semampu gue, tapi ditengah-tengah ujian, gue amat-sangat-super sakit kepala luar biasa. Akhirnya gue nyerah ngerjain dan ngumpulin kedua, tapi untungnya nilainya lumayan bagus. Dan yang ngebuat gue bingung adalah: kenapa gue bisa pusing sehebat ini?

Gue pulang sekitar jam 17.30 nyampe rumah. Tiba-tiba gue merasa ada suasana berkabung yang menyelimuti di rumah gue. Gue langsung ga enak perasaannya. Ibu gue ngasih tau gue pelan-pelan kalo Cingon telah tiada. Cingon meninggal kira-kira saat gue sakit kepala tadi. Mungkin gue ada kontak batin dengan Cingon. Entahlah, yang pasti gue sangat dekat dengan Cingon. Gue sedih selama 3 hari. Menangis melepas kepergian Cingon. Sakit sekali, ketika kamu tau, apa yang kamu sayang telah tiada di tangan kamu.

Tuesday, 8 November 2011

Jalan-jalan di Awal November

Perjalanan pulang ke Bandar Lampung kali ini sungguh berbeda. Saya pulang bersama Abang menunggangi motor menuju kampung halaman. Rute yang dilintasi pun tidak biasa, kami mengawali perjalanan dari rumah, Taman Pagelaran Bogor - Dramaga - Leuwiliang - Jasinga - Tenjo - Serang - Cilegon - Merak - Bakauheni - Kalianda - Tarahan - Kali Balok - Way Halim :D

Aaaaaaaaaah, sungguh perjalanan yang amat panjang dan super melelahkan tapi seruuuuu sekali. Jiwa petualang saya seolah-olah terpanggil kembali. Ingin rasanya langsung bergabung dengan klub pecinta alam agar bisa naik gunung atau susur pantai. Tapi, sepertinya niat itu harus diurungkan mengingat tubuh saya yang mudah lelah.

Well, selama perjalanan saya hanya dibonceng dan lumayan membuat bokong saya sakit. Bayangkan saja, 7 jam berada di jok motor besar yang tak empuk, pastinya otot-otot kaki menjadi tegang sekali. Namun selama perjalanan alhamdulillah diberi keselamatan dan kelancaran. Cuma ada beberapa titik lokasi pasar yang membuat lalu lintas macet. Selanjutnya Abang sering memacu kendaraan sekitar 90 km/jam. WOW! Saya yang deg-deg an.

Dan inilah foto-foto hasil jepretan saya selama perjalanan. Hihi




Abang berhenti di daerah Leuwiliang, sejenak melihat peta.


Melewati rumah-rumah perkampungan, suasana masih asri


Akibat ada perbaikan jalan, jadi harus lewat jalan alternatif. Sungguh alternatif.

Pemandangan yang masih hijaaaaaaau. Entah 10 tahun lagi.
Ini Abang saat di kapal. Apa? Gendut? Memang.

Dan ini saya, melihat pulau Andalas

Lihat bangunan kuning itu? Itu adalah maskot Lampung, namanya Siger

Oke, ini saya, dalam perjalanan

Dan terakhir, ini di daerah Tarahan yang kerap sekali terjadi kecelakaan. Lautnya kelihatan tidaaak? :p




Sekian cerita dari saya di perjalanan saya kali ini. :)