Pages

Showing posts with label touring. Show all posts
Showing posts with label touring. Show all posts

Sunday, 7 April 2013

Terus Melangkah

Berikut renungan gue lagi naik motor di jalan:

Menurut gue kehidupan itu mirip filosofi saat kita berada di jalan yang lagi nyetir motor. Jalanan ga selalu mulus, ada yang gradakan, ada yang bolong-bolong banyak lubang, ada yang berpasir, dan ada yang licin. Seperti kehidupan, hidup ga selamanya enak, terkadang kita harus menghadapi kenyataan kalo kita melewati masa-masa sulit.

Sesungguhnya masa sulit itu tidak akan terlalu terasa ketika kita jalani dengan pelan-pelan, menikmati prosesnya, mempelajari hikmahnya. Tapi kalo kita tergesa-gesa, mungkin kita agak sedikit kaget dengan apa yang terjadi.

Begitupun saat kita melewati lubang-lubang di jalan. Goyangan kencang akan begitu terasa saat berkendara cukup cepat. Sontak kita akan kaget dengan lubang yang baru terlewati.

Tapi kalo kita melewatinya dengan kecepatan 20 km/jam, goyangan di motor akan sedikit teredam dan kita tidak terlalu kaget.

Selain itu, saat kita berkendara tepat dibelakang mobil besar, kita harus waspada. Sekali lagi, jalanan tak selamanya mulus, jadi ketika ada lubang, jatuhlah kita ke lubang tersebut.
Lain halnya ketika kita mengambil jarak setidaknya 10 meter dari mobil, seenggaknya kita akan melihat dan dapat menghindari lubang tersebut.

Kalo ini dicerminkan pada kehidupan adalah, kita jangan berada dibalik orang besar, karena ga selamanya orang besar bisa melindungi kita. Yang bisa ngelindungi diri kita adalah diri kita sendiri.

Hehe, gue rasa cukup sekian filosofi nya.

Tuesday, 8 November 2011

Jalan-jalan di Awal November

Perjalanan pulang ke Bandar Lampung kali ini sungguh berbeda. Saya pulang bersama Abang menunggangi motor menuju kampung halaman. Rute yang dilintasi pun tidak biasa, kami mengawali perjalanan dari rumah, Taman Pagelaran Bogor - Dramaga - Leuwiliang - Jasinga - Tenjo - Serang - Cilegon - Merak - Bakauheni - Kalianda - Tarahan - Kali Balok - Way Halim :D

Aaaaaaaaaah, sungguh perjalanan yang amat panjang dan super melelahkan tapi seruuuuu sekali. Jiwa petualang saya seolah-olah terpanggil kembali. Ingin rasanya langsung bergabung dengan klub pecinta alam agar bisa naik gunung atau susur pantai. Tapi, sepertinya niat itu harus diurungkan mengingat tubuh saya yang mudah lelah.

Well, selama perjalanan saya hanya dibonceng dan lumayan membuat bokong saya sakit. Bayangkan saja, 7 jam berada di jok motor besar yang tak empuk, pastinya otot-otot kaki menjadi tegang sekali. Namun selama perjalanan alhamdulillah diberi keselamatan dan kelancaran. Cuma ada beberapa titik lokasi pasar yang membuat lalu lintas macet. Selanjutnya Abang sering memacu kendaraan sekitar 90 km/jam. WOW! Saya yang deg-deg an.

Dan inilah foto-foto hasil jepretan saya selama perjalanan. Hihi




Abang berhenti di daerah Leuwiliang, sejenak melihat peta.


Melewati rumah-rumah perkampungan, suasana masih asri


Akibat ada perbaikan jalan, jadi harus lewat jalan alternatif. Sungguh alternatif.

Pemandangan yang masih hijaaaaaaau. Entah 10 tahun lagi.
Ini Abang saat di kapal. Apa? Gendut? Memang.

Dan ini saya, melihat pulau Andalas

Lihat bangunan kuning itu? Itu adalah maskot Lampung, namanya Siger

Oke, ini saya, dalam perjalanan

Dan terakhir, ini di daerah Tarahan yang kerap sekali terjadi kecelakaan. Lautnya kelihatan tidaaak? :p




Sekian cerita dari saya di perjalanan saya kali ini. :)